Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Praktek Kerja Profesi (PKP) Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 Pokjar III dilaksanakan di Polres Ciamis dengan mengangkat tema “Optimalisasi Peran Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Ciamis Guna Penanganan Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak dalam Rangka Terwujudnya Kepastian Hukum”. Kegiatan FGD tersebut menjadi bagian dari rangkaian PKP Serdik Sespimma Polri Pokjar III sebagai wadah diskusi dan penguatan sinergitas lintas sektor dalam penanganan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.
Kegiatan FGD dihadiri langsung oleh Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., yang hadir di Polres Ciamis untuk memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta FGD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., Perwira Pengawas Kombes Pol. Hidayat, S.H., S.I.K., Kombes Pol. Efrianza, S.I.K., para pejabat utama Polres Ciamis, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), serta para Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 yang didampingi Patun AKBP Asep Kamaludin, M.M. dan Kompol Heni Mardiyatmi, S.I.P., S.Sos., M.Sc.
Dalam sambutannya, Kasespimma menyampaikan bahwa penanganan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak memerlukan kolaborasi lintas sektoral, profesionalisme aparat penegak hukum, serta pendekatan yang humanis dan berorientasi pada perlindungan korban. Kasespimma juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan analisis, komunikasi, dan pemecahan masalah bagi para Serdik Sespimma Polri sebagai calon pemimpin Polri di masa mendatang.
FGD menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur terkait, yakni Eris Rizmayani, S.K.M. dari Bidang PPPA Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis, Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Ciamis selaku Plt. Kaunit PPA, serta Gita Wulandari Anjani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, CHA selaku Psikolog Klinis LK3 Ciamis. Selain diikuti Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Pokjar III, kegiatan juga dihadiri perwakilan BAPAS, LAPAS, Dinas Sosial, KCD Pendidikan, serta perwakilan siswa SMA, MA, dan pondok pesantren di Kabupaten Ciamis.
Dalam pelaksanaan diskusi, para narasumber menyampaikan berbagai materi terkait kondisi kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Ciamis, kendala penanganan perkara, pendekatan trauma-informed terhadap korban, hingga pentingnya penguatan kolaborasi antarinstansi dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang efektif. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai unsur, termasuk para pelajar sebagai bentuk edukasi dan upaya pencegahan berbasis komunitas.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan dapat terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya optimalisasi peran Unit PPA dalam penanganan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tenaga psikologis, dan masyarakat dalam mewujudkan perlindungan anak yang lebih optimal di wilayah Kabupaten Ciamis.

Ciamis